oleh

Sha Ine Febrianty Lebih memilih theater

Ine febrianty yang dulu memulai karir sebagai gadis sampul  yang kemudian terjun kedunia film ,disaat main kedunia film ada suatu yang menarik untuk diceritakan bagi Ine dimana saat itu sutradara eks IKJ mengajaknya untuk bermain dalam  film yang berjudul Beth ,produksi film tersebut  sempat tersendat dikarenakan  kurang nya anggaran produksi  hingga film tersebut harus mencari dana tambahan dan membuat surat edaran untuk mencari sumbangan donator  sana sini yang konon dalam produksi film tersebut Ine tak dibayar dalam bentuk kontrak sebagaimana biasanya seorang artis bermain yang menerima kesepakatan dari negosiasi dari pihak produser .Dan itu dikarenakan rasa solideritasnya terhadap teman teman sesama seniman khususnya rekan rekan  seni theater ,pengalaman ini mengajarkan pula untuk Ine dimana kebersamaan dan saling membatu  dalam menghasilkan sebuah karya sangatlah dibutuhkan perjuangan keras baik baginya sebagai pemain  dan sekaligus dari tim kru dan pencarian dana yang akhirnya film Beth pun dapat rampung .

Kini Ine sudah menjadi ibu rumah tangga dari ketiga putrinya dari pasangan Yudi Datau,Ine memang mempunyai karakter  seniman yang kental akan seni theaterical  dimana ini dapat dilihat dari aksi-aksi panggung Ine yang selalu tampil dalam membawakan gubahan-gubahan prolog yang bersifat pemberontakan dari sebuah antisipasi personal dan fenomena keadaan masyarakat yang terkadang cukup membuat hanyut bagi penggemar penggemarnya dalam menikmati  aksi wanita kelahiran Semarang ini.Kalau ditanya kenapa lebih suka akan theater daripada film ,Kalau film dan teater itu mungkin sangat kuat yang menjadi perberbedaannya ,Dalam artian proyeksi lebih kuat untuk keseluruh ruang bagi acting disebuah teater  dan difilm proyeksi yang diberikan hanya sebatas  frame dan getar acting pun harus lebih dalam agar dapat sampai kedalam mata penonton,mungkin itulah Ine dimana disaat tampil dalam sebuah teater  dengan tokoh yang pernah diperan kan seperti Miss Juli ,Coek Nyak Dien ,Ine merasakan suatu hal bang up semacam pencapaian sebuah  karakter dalam dimensi yang berbeda ,tapi  tidak menutup kemungkinan bagi Ine untuk bermain dilayar lebar seperti film Bumi dan Manusia  sebuah film yang diadaptasi dari sastrawan besar Indonesia Pramoedya Ananta Toer yang mana Ine memerankan tokoh Nyai Ontosoroh cukup elegan sekali .

Ine Febrianty Jn.news

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.