oleh

Rakha Kamil Dari UGM, Meraih Medali Perak, Lomba ‘Mediasi Internasional’ Di Singapura

Rakha bersama keluarganya
Berpose bersama kakak dan adik-adik tercinta
Di antara Piagam Prestasi

Jakarta News. Prestasi anak bangsa dalam kancah Internasional terus terukir. Mereka-adalah pahlawan bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia Internasional.

Belum lama ini giliran Rakha Jauzaa Prasetya Kamil dari Universitas Gajah Mada Jogjakarta, berhasil mencetak prestasi dengan menggondol medali perak dalam lomba ‘Mediasi Internasional’ yang diadakan perguruan tinggi terkemuka Singapura yaitu ‘Singapore International Mediator Institut’ (SIMI).

Lomba bertaraf Internasional yang berlangsung selama tiga bulan itu (Oktober, November dan Desember) tahun 2020. Diikuti sebanyak 400 peserta dari 40 negara. Salah satunya negara Indonesia diwakili Rakha Jauzaa Prasetya Kamil dari Universitas Gajah Mada Jogyakarta.

Rakha Jauzaa Prasetya Kamil yang biasa dipanggil Rakha Kamil adalah mahasiswa Universitas Gajah Mada, Fakultas Hukum, Smester VII. Debutnya untuk mengikuti lomba itu, tentu tidak ‘bim salabim’ atau main tunjuk. Tetapi melalui proses tahapan seleksi yang memerlukan skill, mental dan kecerdasan otak. Dan Rakha berhasil melampaui itu semua, sehingga terpilih mewakili mahasiswa Indonesia.

Rakha Kamil adalah merupakan putra kedua dari pasangan, Irjen.Pol.Drs.A.Kamil Razak, SH.,MH dan Nyi Ayu Hj.Mirawati Amir,SH. Sudah sejak sekolah menengah telah terbiasa mengikuti lomba dan semuanya dilalui dengan prestasi. Hal itu tentu terlahir dari didikan mulia dari orang tuanya.

Jakarta-News tertarik untuk mengangkat hal itu, sehingga menyempatkan diri silaturrahim sekaligus mengucapkan ‘selamat’ atas prestasinya Rakha. Ditemui di kediamannya (kawasan) elit Cilandak Jakarta. Jakarta News (JN) berhasil berbincang-ringan dengan Mister Rakha Kamil. Berikut obrolannya:

(JN): Nominator kedua dalam lomba bertaraf internasional. Gimana rasanya?

(Rakha): Senang dan bersyukur banget Om.. Apalagi dapat menyisihkan lawan-lawan dari Eropa dan Amerika, rasanya Alhamdulillah banget…

(JN): Di final mengalahkan ‘bule’ dari Oslo University dan Berkeley University. Apa dong rahasianya?.

(Rakha): Rahasianya; Fokus, yakin bahwa setiap orang punya kelebihan dan kelemahan, kemudian yang utama lagi adalah do’a.

(JN): Bule-bule itu grogi juga nggak?.

(Rakha): Grogi Om… Mereka juga tegang.

(JN): Senang dong pacarnya Rakha…, karena Do’i-nya juara?.

(Rakha): Belum punya pacar Om,

(JN): Masa’ ganteng gini belum punya pacar. Apa nggak boleh oleh Mama’?.

(Rakha): Nggak sih Om.

Menarik untuk disimak, tentang prestasi Rakha, dan napak-tilas Sang-Bapak. Jakarta-News teringat pepatah lama: ‘Buah jatuh tak jauh dari pohonnya’. Pepatah itu banyak benarnya. Terbukti antara Sang Anak dan Sang Ayah banyak kemiripan. Wajahnya mirip, begitu juga kepintarannya.

Sang Anak bisa berkiprah di strata Internasional tentu karena cerdas. Dalam usia relatif muda, (pada) tahun 2019-2020, Rakha telah dipercaya sebagai Vice Presiden ALSA Internasional. Begitu pula Sang Ayah. Dulu waktu SMP, SMA, selalu juara umum dan sekarang pun demikian. Jabatan penting di luar Polri telah diembannya. Misalnya saja, pernah menjadi salah satu direktur di PPATK, BAKAMLA, OJK dll.

Karena pintar dan alim pula, sehingga pernah diangkat secara ‘aklamasi dan seumur hidup’ oleh teman-temannya untuk menjadi Ketua Alumni Akpol se-angkatannya. Tentu saja sikap dari teman-teman itu diprotes olehnya, dan meminta untuk diganti. Dan Alhamdulillah, teman-temannya juga faham sehingga sejak Maret 2020, jabatannya diserahkan kepada teman lainnya.