oleh

Mr. Yanter: Back-Hand Smesh Tenis Meja, Lumatkan Virus Covid-19

Jakarta-News. “Selain mematuhi protokol kesehatan dan asupan nutrisi yang cukup, salah satu upaya mengantisipasi terjangkitnya wabah covid-19 adalah dengan berolahraga secara rutin,” demikian komentar Yanter, salah satu tokoh masyarakat Rawa Terate Pulogadung Jakarata Timur kepada Jakarta News, 5-10-2020 semalam. Oleh karena itu ia memfasilitasi dan menyediakan sarana olahraga tenis meja dan catur di kawasan Pulogadung, guna penampung sementara pemain PTM.Terate yang kebetulan tempatnya sedang diperindah. Kegiatan ini kata Yanter, sewalaupun mengumpulkan orang, tentu harus mengacu dan patuh pada protokol kesaehatan secara ketat yaitu, menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.Hal ini kita lakukan demi kepedulian dan kebaikan untuk semuanya,” tutur Yanter.

Senada dengan Yanter, Galih ‘Raka’ Siwi pemain senior PTM.Terate yang kebetulan pakar ‘virus’ menjelaskan bahwa, “covid-19 itu adalah virus dan virus itu belum ada obatnya, sedangkan Vaksin adalah pencegahan. Cara melawan Covid yang bisa dilakukan yaitu, dengan selalu bernarasi positif dan meningkatkan antibody. Antibodi dan imun akan meningkat oleh pola makan teratur, gizi seimbang, berolahraga, dan istirahat yang cukup,” jelas Raka. Lebih lanjut  Raka sambil berkelakar mengatakan, “dengan antibody dan imun yang prima, Insya-Allah virus Covid-19 akan terbirit-birit laksana bola yang di back-hand smesh oleh tangan kidal,” kelakar Galih ‘Raka’ Siwi, seraya ngeledek wartawan Jakaerta News yang kebetulan kidal..

Olahraga meriah itu, riuh dan akrab oleh ‘ekspresi kocak-temu kangen’ dari para maniak yang sudah sekian lama berpisah, ditambah lagi hidangan kopi panas plus singkong rebus yang disediakan Mr. Yanter dan Bunda Ana Terate.

Hadir dalam olah raga temu kangen itu antara lain, Nasrudin Ustd, Ujang Sunter, Ata, Mr.Salim, Heri Bintik, Zaidan, Mr.Iyom, Ato dll. Di akhir pertemuan dengan Jakarta-News, mereka berharap, “kekompakan yang telah terbentuk selama ini harus tetap terjaga, sehingga kita bisa berolahraga bersama-sama secara happy dan riang” harap mereka.