oleh

Letkol Burhan Kosekhanudnas IV TNI-AU Biak Papua, Bersahaja di TNI-AU, Berkarakter di Almamater IPDN.

Jakarta-News. Setelah Irjen Pol, Drs.A.Kamil Razak, SH.MH, alumni SMPP-SMAN-2 Kota Bima, yang menapaki bintang, tentu di belakangnya akan ada penerus, salah satunya adalah Letkol Burhanudin asal Wawo berobsesi untuk mengikuti langkah seniornya.

Kepada Jakarta-News Burhan mengatakan “banyak hal yang didapat dari prestasi seniornya yang menjadi stimulus dirinya untuk mengikuti jejak beliau (Irjen Pol A.Kamil Razak red) sehingga alumni SMPP-SMAN2 Bima tetap terdepan dalam meraih prestasi” ungkapnya.

Burhanudin adalah putra asal Wawo, yang menjejaki karir di militer tahun 1998, pada matra TNI-AU dengan pangkat perdana Letnan Dua. Sebagai putra daerah yang berasal dari Bima NTB, seusai pelantikan dan penempatan ia langsung ditugaskan di daerahnya yaitu Lanud Rembiga NTB, yang sekarang telah diganti menjadi Lanud ZAM.

Dalam menjalankan tugas dan aktifitasnya, Burhan selalu ingat akan doktrin militer serta pesan orang tuanya dalam istilah Bima ‘Maja labo Dahu’ yang berarti taat agama komitmen pada kebenaran, dan hal itulah dijadikan acuan dalam menjalankan tugasnya di TNI-AU. Doktrin itu sangat bermakna sebagai pemicu dedikasi dan stimulus sehingga menghantarkannya dari Lanud ZAM NTB dipromosi ke Jakarta menjadi Sekkau.

Karir Burhan terus terasa dan berturut-turut dipercaya memegang jabatan-jabatan di antaranya; Komandan Flight A Skadik 502, Kasiops Denma Kohanudnas, Lanud Supadio Kalimantan Barat. Setelah ditempa diberbagai daerah, Burhan pun kembali ke Lanud Rembiga dengan jabatan baru yaitu sebagai Kadispers. Dan sesudahnya ia dipromosi menjadi Kosekhanudnas IV di Biak Papua hingga saat ini.

Burhan rupanya bukan hanya cemerlang di kesatuannya, tetapi ia pun dipercaya sebagai dosen IPDN dengan spesialisasi mata kuliah Caracter Building. Menurutnya, pondasi dasar untuk membangun harus memiliki karakter luhur yang dilandasi ketaatan kepada Sang Khaliq.  Sebab pemimpin yang berkarakter akan selalu waspada dan amanah, karena kesemuanya akan dimintakan pertanggung-jawaban di hadapan Robbul-Jalil. Oleh karena itu ia akan bekerja cerdas dan amanah untuk kemaslahatan bangsa dan negara.

Di akhir pembicaraannya dengan Jakarta-News, Burhan berpesan kepada kaum muda khususnya anak muda Bima, bahwa “kesempatan itu akan sulit datang untuk kedua kalinya. Oleh karena itu manfaatkan kesempatan yang telah diberikan Tuhan dengan berlandaskan taat pada orang tua dan taat pada Allah, Insya-Allah orang-orang yang demikian akan menjadi patriot yang unggul” paparnya.  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.