oleh

‘Kapal Selam’ Terus Bergegas Melibas Segi Tiga Bermuda…!

.

Irjen Pol.A.Kamil Razak (Pembina) Alumni SMPP-SMA2 Kota Bima

Setiap kebaikan selalu dihadapkan dengan perbedaan pendapat atau keinginan. Usai perang Badar yang dimenangkan Kaum Muslimin, terdapat ghonimah dan tawanan yang jumlahnya banyak. Terhadap tawanan, Rasulullah meminta pendapat sahabat utama yaitu Abubakar dan Umar. Menurut kalian “akan diapakan para tawanan itu?” tanya Rasulullah. Menurut saya kata Abubakar, “kita kembalikan kepada keluarganya dengan suatu tebusan yang memadai” jabab Abubakar. Bagaimana dengan engkau wahai Umar tanya Nabi saw, “penggal semua leher mereka, karena mereka keluar dari Makkah ingin membunuh kita”, jawab Umar tegas.

Oleh Rasulullah, pendapat Abubakar yang dipakai. Dengan diterima pendpatnya Abubakar langsung istigfar minta ampun kepada Allah, takut pendapatnya menjadi mudhorot. Sementara Umar mengucapkan Alhamdulillah karena pendapatnya tidak diterima sehingga bebas dari mudhorot. Begitulah sifat dari Sahabat Nabi (tidak memaksakan pendapat).

Ketua Alumni SMPP-SMA2 Bima

Jika terjadi perbedaan pendapat atau keinginan, maka hal itulah prestasinya mahluk Tuhan penggoda Nabi Adam dan Siti Hawa hingga hengkang dari surga. Mahluk itu akan panas terbakar jika amal baik dari kekasih Allah berjalan secara istoqomah. Dalam hal beda pendapat atau intepretasi adalah cara Allah untuk menjadikan mahlukNya lebih bijak dalam bersolusi. Itulah tanda, Maha RahmanNya Allah pada hambaNya yang beriman.

Di bawa komando Pembina Irjen Pol. A.Kamil Razak dan Kapten Syarif HidayatullahKapal Selam Alumni’ SMPP-SMANDU KOBI terus menerjang, walau dihadang Segi Tiga Bermuda sebagai pusatnya Kerajaan Jin, demi menuju pelabuhan nan indah yang menjadi dambaan  semua kapal yaitu Pelabuhan Jannatul Firdaus.

Ketua MUI Kota Bima, Kepsek & wkl Kepsek SMA2 Kobi dan Ketua Komite Sekolah , Dlm Penentuan Arah Kiblat Masjid SMPP-SMA2

Civitas sekolah SMANDU KOBI melalui Whatsapp-nya yang masuk ke meja redaksi, dengan rendah hati mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada keseluruhan alumni terutama kepada Pembina dan Ketua Umum, bahwa ide cemerlangnya dalam meraih ridho Allah telah menggairahkan banyak orang untuk amal ma’ruf, sehingga pembangunan masjid SMPP-SMANDU KOBI mulai dilaksanakan.

Civitas SMPP-SMANDU KOBI menyadari bahwa, tanpa peran serta dan partisipasi alumni,  mustahil niat baik ini akan terlaksana sesuai impian yaitu, berdirinya masjid sebagai ATM yang terus mendistribusikan pahala bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh berjuang di jalan Allah.

Masjid SMPP-SMANDU KOBI adalah Monumen lambang persatuan antara alumni dengan civitas sekolah yang fungsinya bukan saja sebagai tempat ibadah ‘hablu-minallah’ tetapi dalam rangka hablu-minnas (tempat) bermujakarah dan ta’aruf para alumni dalam suatu efen atau momen kebersamaan yaitu temu kangen, lepas rindu dan canda tawa.

Semua ini akan menjadi nyata dan terwujud, jika gerakan ‘Kapal Selam’ itu dilandasi niat untuk menggapai ridho Allah, sehingga tampilah insan-insan amanah, berkarakter, dan berakhlakulkarimah, yang bersinergi dalam kebaikan, buka keburukan apalagi tidak amanah.

Man-jada wajjadah, siapa yang bersunguh-sungguh pasti akan dapat. Silakan para koordinator setiap angkatan mobilisasi anggotanya agar bersama-sama dalam kebaikan. Rugi hanya kalau jadi penonton

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.