oleh

‘Kapal Selam’ Alumni SMPP-SMA2 Bima Terus Bergerak Menuju Titik Sasaran

.

Kru Kapal Selam SMPP-SMA2 Kota Bima, Siap Ekselera

Pagi-pagi sehabis baca Qur’an, wartawan iseng-iseng sambil mengecek, apa aktifitas para alumni senior pensiunan di pagi hari setelah sholat subuh. Apakah mereka tidur kembali atau melakukan aktifitas menjaga kebugaran ?.

Wartawan memulainya dengan menghubungi alumni berparas cantik nan putih, pensiunan Mahkamah Agung yang berdomisili di Depok. “Assalamu-alaikum, maaf ganggu, gimana kabar ?” sapa wartawan. “Wa’alaikumussalam, Alhamdilillah baik” jawabnya dengan suara parau seperti orang yang baru bangun tidur.

Biar kesannya serius, wartawan pura-pura nanya untuk bahan tulisan, “ingat nggak tahun luncurnya kapal selam alumni SMPP-SMA2?” pancing wartawan. “Aduh… kapal selam?” ia nanya balik dengan suara masih parau. “Abis shubuh tidur lagi ya.., kok suaranya parau?, tembak wartawan. “Enak aja…!” jawabnya sambil mengelak, tetapi tidak menjelaskan ia lagi lakukan aktifitas apa di pagi itu.

Lalu wartawan mencoba, call alumni’79 yang berjenis kelamin perempuan, berdomisili di Kramat Jati Jakarta Timur. Dengan greetting yang sama, wartawan bertanya kepadanya. Dijawabnya ‘gak tau jawabnya’, dengan suara glegar menandakan bahwa ia tidak tidur lagi setelah subuh.

Kemudian wartawan bergeser ke Harapan Indah Bekasi, masih dengan pertanyaan dan greetting yang sama wartawan bertanya, tapi jawabannya hampir sama dengan jawaban teman-temannya tadi. Apakah ia tidur lagi setelah subuh atau tidak, wartawan agak sulit menebak suara mantan ketua ini datar saja.

Bagaimana dengan Pak Jendral, apakah di call juga?. Terus terang wartawan tidak berani call, sebab resikonya bisa-bisa Push-Up 50 kali, sementara wartawan tidak kuat Push-Up.

Kapten Kapal Selam SMPP-SMA2 Kota Bima

Sesuai judul, wartawan akan sajikan secara jitu, tentang sosok Kapten dan Kru ‘Kapal Selam’ Alumni SMPP-SMA2, Kaptennya yaitu Irjen Pol Drs.A.Kamil Razak,SH.MH; Ir. Muhammad Taswin; Syarif Hidayatullah,SH,MBA; Kru-krunya (Sekjen) Ir.Muhammad Taswin, M.Tayeb Ibrahim, SH.MH, dan Drs.Subhan Dinata. Sedangkan (Bendaharanya) Mujnah,SE; Nuryati,SE.

Irjen Pol Drs.A.Kamil Razak,SH.MH, atau yangbiasa disapa ‘Dae Kamil’ adalah Kapten perintis dari ‘Kapal Selam’ Alumni SMPP-SMA2. Beliau berkarir di Kepolian Negara Republik Indonesia, dan tidak terhitung jabatan yang telah diembannya, termasuk Direktur Hukum pada PPATK, Direktur OJK, Direktur Bakamla, dan Staf Ahli Menteri Kelautan RI dan Kimisaris Utama di beberapa perusahaan.

Dengan latar belakangnya sebagai militer, sudah dapat dipastikan dalam menahkodai Kapal Selam Alumni, intetik dengan badan tegap, disiplin, tertip, rapi, simpatik, professional, tepat sasaran, rendah hati dan terbuka. Karena sifatnya yang demikian sehingga para yunior alumni khususnya tamatan tahun (1980-2000) merasa bangga bergabung dan berekselerasi bersama senior-seniornya dalam segala kegitan alumni.

Di luar dinas, ‘Kapten Kapal Selam ini’ suka keberatan jika disapa dengan sebutan Jendral oleh sesame alumni. Wartawan alami saat ngumpul-ngumpul di rumahnya mengucapkan ‘siap Jendral’. Dijawab oleh beliau “wartawan…. di sini tidak ada Jendral, kita sama-sama SMA dengan gaya komunikasi kocak dan canda tawa” kelakar beliau santun. 

Rendah hatinya Dae Kamil, jika datangnya waktu sholat, semua kegiatan dihentikan dan ia tidak sungkan-sungkan menggelar sajadah dan mempersilakan teman lain untuk jadi imam; Selain itu siapa yang menyangka bahwa seorang Jendral pandai memasak. Di rumahnya, jika rindu masakan Bima, beliau akan memasaknya sendiri, karena istrinya kebetulan bukan asli Bima, jadi belum familiar dengan masakan Bima. Begitu juga dalam kebersamaan dengan alumni selalu memberi contoh lalu diikuti alumni lainnya.

Pada waktu beliau sakit di rumahnya, wartawan datang besuk dan beberapa teman alumni lain sudah berada bersama Dae Kamil. Wartawan masuk dengan ucapan salam dan sedikit bergaya “wartawan bingung, kok Jendral bisa sakit, yang pantas sakit itu sebetulnya wartawan” canda wartawan. “Jangan banyak ngomong, di meja sudah tersedia makanan, silakan makan dulu yang lain sudah pada makan” timpa Dae Kamil. “wartawan tidak terbiasa makan sendiri” sahut wartawan masih guyon. “Jangan khawatir, saya temanin” jawab Dae Kamil, langsung menuju meja makan menemani wartawan. Dalam hati wartawan, kualat nih kerjain Jendral yang lagi sakit, tapi nanti wartawan akan minta maaf saja sehingga tidak kualat.

Ir. Muhammad Taswin, Kapten Ke-II

Duduk sebagai Sekjennya Dae Kamil saat itu adalah, Ir. Muhammad Taswin. Ia kelahiran Bima, 06-11-59, alumni Universitas Hasanudin Makassar dan kemudian berkiprah di Departemen Pertambangan dan Energi.

Gaya Sekjen ini jika diibaratkan lagu adalah lagu ‘Melo’. Perawakan dan style-nya mendayu dan melankolis, kata orang Bima ‘Endo’. Karena latar belakangnya insinyur, umumnya insinyur itu irit bicara, tetapi senyum pesona sangat menggoda, sehingga Nur Aini istrinya takluk dengan senyum pesonanya Taswin.

Jabatan-jabatan yang pernah diemban di Departemen Pertambangan & Energi antara lain; Kasubdit Hubungan Komersial Batubara; Kasubdit Pengawasan Eksplorasi Batu Bara, Kasubdit Perencanaan Produksi Dan Pemanfaatan Mineral.

M.Tayeb Ibrahim,SH.MH. (Sekjen Ke-II)_

Karena Dae Kamil terlalu sibuk sehingga estafet kepemimpinan diserahkan kepada Ir.Taswin, dan yang diangkat menjadi Sekjen adalah wartawan. Tentang lyfe-stile sekjen pengganti ini, umumnya menyebalkan, susah diatur, ngomong semaunya, ia hanya punya sisi positif ganteng dikit punya kumis tebal.

Setelah menjabat sekian tahun, dianggap perlu untuk gegenesari, sehingga Ir.Taswin digantikan yuniornya (Syarif Hidayatullah, SH, MBA), sedangkan posisi Sekjen dari M.Tayeb Ibrahim,SH.MH digantikan yuniornya (Drs.Subhan Dinata)

Syarif Hidayatullah,SH.MBA (Kapten ke-III)

Syarif Hidayatullah adalah alumni SMPP tahun 1981, ia berkiprah sebagai Lawyer (Advokat) tingkat Nasional dan Mancanegara. Selain sebagai Ketua Alumni SMPP-SMA2, ia dipercaya  masyarakat Bima Jakarta sebagai Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) Jabodetabek periode (2020-2023).

Tentang gayanya, ia menyesuaikan irama seniornya yaitu sebagai donatur tetap segala kegiatan dan program alumni, terutama berkaitan bedah rumah, bangun masjid dan acara lainnya. Mengenai asmara, karena ia ganteng banyak cewek-cewek naksir dan bersedia selaupun menjadi istri kedua.

Drs.Subhan Dinata (Sekjen Ke-III)

Adapun Sekjen (Drs.Subhan Dinata) dilahirkan dan bersekolah di Bima, tamat tahun 1986. Kemudian melanjutkan kuliah di Malang dengan doktorandus bidang ekonomi. Perawakannya tinggi jangkung alias lenggo. Style-nya, suka usil, kritis, karena memang  profesinya adalah Pers. Dengan suara serak-serak basah, kalau ngomong glegar. Selain itu, ia  kreatif. Karena didera Lock-Down Covid-19, sehingga ia banyak menghabiskan waktu di rumah. Oleh karena itu bakat terpendamnya sebagai Seni Mebel timbul, lalu ia iseng-iseng bikin lemari pakaian dan lemari pajangan, dan ternyata laku. Rupanya mau beralih jadi pengusaha mebel nih, tetapi jangan lupa tugas pokok yaa…!     

Mujnah,SE Bendahara Pertema Kapal Selam

Bertindak sebagai bendahara Kapal Selam Alumni SMPP-SMA2 dalam kepengurusan pertama adalah Mujnah,SE. Ia alumni tahun 1979 dan merupakan angkatan pertama SMPP. Seusai tamat SMPP ia langsung hijrah ke Jakarta, dengan tujuan ingin punya Ijazah kota besar. Lalu kuliah di Universitas Muhammadiyah dengan jurusan ekonomi. Selama kuliah ia aktif pada senat dan menjadi aktifis, sihingga Mujnah terbentuk menjadi tegas dan kritis.

Life-style-nya, tegas sedikit galak terutama pada alumni laki-laki khususnya wartawan. Tentang  asmara, ia sangat penyayang sama suami dan keluarga, sehingga kesabarannya mengurus mertua yang sudah sepuh tidak ada bandingannya.

Nuryati, SE, Bendahara Ke-II

Mujnah diganti oleh Nuryati alias Atun. Atun ini perawakannya Tomboy dan royal untuk sesama terutama untuk kepentingan umum. Sebagai anak tomboy, ia suka bergaya dengan Mobol Fortunernya, dan kalau diajak adu balap, itu maunya dia. Masalah asmara, dia penyayang suami dan keluarga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 komentar

  1. Selamat dan Sukses ” Kapal Selam Alumni SMPP – SMA 2 Mbojo ” nah ini yg luar biasa, solidaritas, lekat dgn nilai kekeluargaan, kekerabatan menjadi piranti dlm membangun, serta cerminan bg masyarakat yg ber Bhineka paling tdk dikalangan Alumni, semangat gotong royong sebuah bukti nyata,,,( itu sekelumit kesan dari kami, yg secara pribadi Alumni 83, yg kemudian berdomisili, berkarya di Palangka Raya Kalimantan Tengah ) salam hormat buat Kelg Besar Alumni SMPP -SMA2,,,