oleh

KADO LIBURAN DARI SEORANG SAHABAT

Si Udin mondar-mandi di depan rumahnya…. Bolak balik beberapa kali, ke kiri- ke kanan dengan kepala nunduk…. Melihat tingkah si Udin yang demikian, lalu tetangga menegur. “Ngapain Din, kok, dari tadi mondar-mandi aja?,” tanya tetangganya. “Cari kunci,” jawab Udin. “Tadi jatuhnya di mana?,” tanya tetangganya lagi. “Jatuhnya di dalam rumah,” jawab Udin. “Kalau jatuhnya dalam rumah, kok carinya di luar rumah?,” jawab tetangganya heran. “Karena di luar ini terang, sedangkan di dalam gelap,” jawab Udin semaunya.

Dialog di atas memberikan suatu gambaran tentang karakter manusia, yang selalu memandang gelap dan kurang atau rendah dalam melihat dirinya…. Ia hanya silau dan kagum melihat prestasi orang lain. Padahal dalam dirinya, telah diberikan potensi yang sangat luar biasa oleh Allah. Cuma masalahnya hanya terletak pada ‘suatu kemauan’. Dan kemauan itulah pengejawahantaan dari rasa syukur.

Nenek-nenek lagi bergaya dengan pakaian tradisional Bima (Rimpu)

Sikap bersyukur akan memberikan semangat berbeda terhadap apa yang dilakukan… Jika mau konsisten untuk belajar bersyukur, akan banyak tercipta kualitas hidup yang bermakna, dan pada saat yang tepat akan tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih produktif dan efektif… Seseorang akan tumbuh saat dirinya mau berubah.

Tanpa rasa syukur,  semua yang baik-baik dan indah akan terasa hambar dan menyakitkan. Kemanapun berada dan apapun yang dikerjakan, semuanya akan terasa tidak bermakna. Akhirnya tiada hari tanpa kegelisahan… Saat-saat indah bagi orang lain, akan tarasa jenuh dan hampa bagi hati yang tidak bersyukur.

Bukan hidup yang membuat jenuh, tapi minimya rasa syukur yang membuat semuanya hambar dan menjenuhkan… Bukan kebahagiaan yang menjadikan diri bersyukur tapi bersyukurlah yang menjadikan diri bahagia.

Jika ada satu hal yang harus dipelajari, salah satunya adalah belajar untuk bersyukur. Terkadang diri menjadi lupa berterima kasih atas berkat yang dianugerahkan… Lupa jika memiliki keluarga yang selalu mendukung…. Lupa jika memiliki orangtua yang selalu mendoakan kesuksesan dan keberhasilan…. Lupa jika memiliki sahabat yang selalu berbagi dalam suka dan duka…. Sangatlah indah jika selalu bersyukur apa yang diterima setiap hari. Dengan selalu merasa cukup dan bersyukur, Insya-Allah Tuhan akan membuka keberkahan dalam hidup.