oleh

KADO HARI LIBUR DARI SEORANG JENDRAL

Berkata seorang Jendral, “aku suka dengan cerita ini, bagi-bagi ahh…. semoga bermanfaat,” begitu kira-kira suara hatinya sehingga tulisan ini bisa menemani hari libur kita.

Berikut ceritanya yaitu dialog seorang anak dengan Ibunya yang selalu tampil anggun bersahaja karena wajahnya selalu terbasuh air wudhu.

Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya; “Ma…! Mama selalu terlihat cantik.. Nanda ingin seperti Mama, tolong beritahu Nanda caranya, Ma..“. Dengan tatapan lembut penuh kasih sayang sambil senyum sang Ibu menjawab, baiklah…; “Untuk bibir agar selalu menarik, ucapkanlah perkataan yang baik dan bermanfaat… hindari kata-kata yang tidak berguna,” jawab Ibunya. Sedangkan untuk anggota tubuh yang lainnya misalnya Pipi lesung, “tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun..

Selama Ibunya bercerita, sang Anak khusu’ mendengarkannya, seraya melanjutkan… Kemudian untuk mata yang indah menawan, “senantiasa pandanglah kebaikan orang lain.. jangan dilihat keburukannya,” papar Mamanya.

Sedangkan untuk tubuh yang langsing, “sisihkanlah makanan untuk fakir miskin, bermurah hatilah pada kaum dhu’afa…”. Sedangkan untuk jemari tangan yang lentik menawan, “hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…

Mendengar cerita sang Ibu, Si anak diam menyimak. Lalu Ibunya melanjutkan. Untuk wajah putih bercahaya, “bersihkanlah kekotoran batinmu… dengan Istigfar dan berdzikir mengingat dan mengagungkan Asma Allah,” tutur Ibunya

Anakku… “Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu.. Dan ingatlah bahwa kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian…” papar Ibunya.

Wahai anakku, biasakanlah untuk mengucapkan empat kata kepada siapapun dengan santun yaitu; “terima kasih, maaf, tolong dan permisi…”

Jika kamu benar, maka kamu tidak perlu marah… Jika kamu salah, maka kamu wajib minta maaf… Kesabaran dengan keluarga adalah kasih… Kesabaran dengan orang lain adalah hormat… Kesabaran dengan diri sendiri adalah keyakinan… Kesabaran dengan Tuhan adalah Iman… Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan mengundang air mata..” terang Mamanya penuh harap dan kasih sayang.

Lebih lanjut, kata-kata bijak keluar dari sang Mama.  “Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan… Jalankan semuanya dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan… Setiap ujian bisa jadi akan membuatmu pedih atau lebih baik… Setiap masalah bisa menghancurkan atau menguatkan Pilihan ada pada diri kita, apakah akan memilih menjadi korban atau pemenang… papar sang Mama penuh kasih dan sayang.

Terakhir kata sang Mama, “carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik… Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah..” pungkas Mamanya penuh hikmah.