oleh

Irjen Pol.Drs.A.Kamil Razak,SH.MH. Jendral Rendah Hati, Segudang Prestasi

Jakarta.News. Emas tetaplah emas, berbeda dengan loyang. Emas tidak terpengaruh oleh ruang dan waktu. Berkilau pancarkan kwalitas. Selalu digemari dan digandrungi. Begitulah adanya insan-insan berprestasi. Jatah hidup yang diberikan Tuhan tidak terlabeli kata ‘purna’ atau ‘pensiun’. Ia terus bergerak dan berkarya. Skill dan kemampuan dibutuhkan banyak orang. Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa karunia Tuhan itu melekat pada diri Irjen Pol.A.Kamil Razak,SH.MH. Ia tetap dipercaya untuk berkiprah.

Di lingkungan PP Polri Jakarta, wartawan iseng bertanya, “dengan Jas mentreng gini tentu ada acara spesial?” tanya wartawan. “Iya… lagi pelatihan asesor selama 5 hari,” jawabnya. “Apa belum cukup sederet jabatan yang telah diemban?,” wartawan guyonin. “Namanya belajar tidak ada istilah purna atau pensiun. Belajar itu merupakan implementasi dari taat kepada Allah dan taat kepada Rasul,” jawabnya retoris.

Sang Jendral rupanya sedang memperdalam ilmu asesor sesuai kebutuhan pada tugas barunya, guna melakukan asesmen (pengujian) terhadap kompetensi seseorang, sesuai ruang lingkupnya. Kewenangannya sebagai asesor, menilai dan memutuskan hasil uji kompetensi peserta, yang dipersyaratkan (dinyatakan) kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.