oleh

Ipda Agung Iswahyudi,SIK, Kanit Reskrim Pidum Polresta Bima: Smart Dalam Melayani

Jakarta-News. Di hari Ahad awal November 2020, wartawan Jakarta News sambil jalan-jalan, timbul pikiran iseng karena kebetulan melewati kantor Polisi Resor Kota Bima, lalu membelokan kenderaan masuk ke area kantor tersebut. Dengan ramah sang petugas penerima laporan menyapa wartawan Jakarta News, “selamat pagi, ada yang bisa kami bantu” sapanya penuh simpatik. Mendapat sapaan demikian Jakarta News lebih hormat lagi padanya, lalu bertanya. “Di hari libur gini apa boleh memasukan laporan ?” tanya Jakarta News. “Untuk melayani masyarakat, polisi itu tidak pernah libur” jawabnya sambil mempersilakan kepada Jakarta News untuk duduk. “Apa nih yang akan dilaporkan?” tanya petugas tadi. “Tanah hak milik kami diserobot dan dikuasai oleh preman, dan  orang tua kami diancam oleh preman itu,” jawab Jakarta News. “dibawa gak sertifikatnya?,”. “Ada di mobil,” jawab Jakarta News sambil meminta izin untuk mengambilnya. Tidak beberapa lama, laporan pun jadi. Dan wartawan Jakarta News diantar oleh petugas tadi ke bagian pidana umum.  

Di ruang pidana umum, ada sekitar enam orang anggota yang sibuk dengan Laptopnya masing-masing dan seseorang pemuda ganteng yang duduk di dekat pintu masuk. Ia menyambut wartawan Jakarta News dengan sapaan ramah, “selamat pagi pak, ada yang bisa kami bantu?,” tanyanya. Wartawan Jakarta News, sambil senyum menyerahkan bukti laporan tersebut kepadanya. Ia memperhatikan laporan itu, dan melihat foto copy sertifikat dalam lampirannya. “Ooo… tanah bapak diserobot disertai ancaman ya…? Jahat bangat itu orang” tutur pemuda ganteng itu, sambil menyerahkan laporan itu kepada anggota di sebelahnya.

Karena keramahan dan setia melayaninya di hari Minggu itu, wartawan Jakarta News terusik juga untuk berkenalan dengan sang pemuda tersebut. Lalu ia menyebutkan namanya ‘Agung Iswahyudi’. Rupanya beliau adalah Kepala Unit Reskrim Pidana Umum Polresta Bima. Di depan ruangannya tergantung tulisan ‘Ipda Agung Iswahyudi, SIK.

Dalam inter-aksi singkat itu, wartawan Jakarta-News mempunyai optimisme, bahwa di pundaknya terdapat suatu keluhuran untuk menjadi polisi sebagai pengayom dan kebanggaan masyarakat, terutama masyarakat Kalimantan tempat kelahirannya.

Ditanya Jakarta-News. Sebagai Alumni Akpol, apa obsesinya ke depan?. Sambil memperhatikan Jakarta-News ia menjawab. “Siapalah saya?, saya ini orang kecil yang hanya bisa dan berusaha untuk bekerja dengan baik, melayani masyarakat dengan baik, inter-aksi aksi sesama teman juga dengan baik. Sebab kalau kita baik tentu akan banyak teman yang membantu dan menolong. Tetapi kalau kita jahat, lambat-laun kejahatan itu pula yang akan menimpa kita, minimal akan dijauhi teman,” jawab Agung penuh makna dan retoris.     

Setelah usai dimintai keterangan dalam bentuk Berita Acara oleh anggota Reskrim yang tidak kalah ramahnya bernama Adi Haryanto,SH, wartawan Jakarta News pamit. Dalam perjanan pulang wartawan Jakarta News, merasa puas dengan pelayanan mereka, padahal hari itu adalah hari libur, saatnya kebanyakan orang bersenang-senang bersama keluarga baik di rumah atau di tempat rekreasi. Tetapi anggota polisi, demi melayani masyarakat tidak mengenal adanya libur. Selamat ya Pak Polisi…!