oleh

Ikatan PPAT Lombok Barat, Peduli…!

Bertempat di Rumah Makan Lesehan Green Asri Sayang-sayang Mataram, sebanyak 27 anggora Notaris wilayah kerja Kabupaten Lombok Barat, belum lama ini berkumpul sambil menikmati makanan khas NTB ‘Plecing dan Ayam bakar Taliwang’ mereka membentuk pengurus baru organisasi Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Lombok Barat.

Dalam acara bernuansa keakraban itu, selain memilih ketua dan pembentukan pengurus baru, juga menyusun program kerja ke depan yang akan diimplementasikan, sehingga PPAT mempunyai nilai tersendiri di mata masyarakat khususnya Lombok Barat.   

Menurut ketua terpilih yaitu Lalu Mulyadin,SH.MKn mengatakan, “Langkah peduli IPPAT Kabupaten Lombok Barat yaitu beredukasi kepada masyarakat agar faham dan terbiasa memiliki surat-surat tanda kepemilikan sebagaimana yang diamanatkan undang-undang terhadap harta atau barang yang dikuasainya,” papar Mulyadin. Lebih lanjut Mulyadin menegaskan “dengan terus bertambahnya jumlah penduduk serta terbatasnya lahan, tentu akan menimbulkan rawan terjadi sengketa. Oleh karena itu ia mengharapkan kepada masyarakat, untuk segera melengkapi surat-surat tanda kepemilikan terhadap asset yang dimilikinya tersebut,” imbuh Mulyadin.

Abdullah Jais Al ‘Kimi’, SH.MKn yang ditanya Jakarta News tentang kiprahnya pada profesi barunya ini mengatakan, “saya nggak mau pensiun. Boleh lah di jalur ASN telah purna bakti, tetapi saya harus cari jalur lain untuk tetap eksis. Di PPAT ini kayanya cocok, sehingga saya mengambil jalur itu,” akunya kepada Jakarta News.

Apa harapannya ke depan, tanya penulis, “kalau kita tetap beraktifitas, Insya-Allah tidak pernah merasa tua. Dan menurut saya, bekerja dengan membantu orang lalu mendapatkan benefid, akan terasa sekali nikmatnya,” papar Dul Kimi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.