oleh

Guruh Titisan Dari Faunding Father Yang Berjiwa Seni

Guruh Soekarno Putra Seniman & Budayawan Indonesia

Guruh Soekarno Putra atau biasa disapa dengan Mas Guruh untuk panggillan akrab beliau ,disaat ramah tamah dikediaman beliau di bilangan Sriwijaya yang bertepatan dengan hari ulang tahun Ayah beliau Presiden RI pertama, Soekarno. Meski dikenal sebagai Bapak Proklamator, sosoknya juga memiliki jiwa seni. Hal ini dibuktikan dengan terciptanya lagu Bersuka Ria.

Jiwa seni ini rupanya diwariskan kepada kepada Mas Guruh selaku putra bungsunya dengan Fatmawati, Ia bahkan lebih dikenal sebagai seniman dan budayawan ketimbang politikus.

Pemilik nama lengkap Muhammad Guruh Irianto Putra ini sudah menggemari dunia seni sejak kecil. Kecintaannya pada budaya lokal mendorongnya belajar menari Sunda, Jawa, hingga Bali dan mementaskannya di panggung.

Tak hanya menari, Guruh juga mahir bermain piano. Ia membentuk band Beat-G pada 1965 yang album perdananya dirilis 10 tahun kemudian.

Atas kecintaannya terhadap seni tari, Guruh mendirikan sanggar tari Swara Mahardika pada 1977. Banyak konser yang digelar, salah satunya Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra II dengan tajuk ‘Untukmu Indonesiaku’ yang versi dokumenternya dibuat pada 1980.

Pria kelahiran 13 Januari 1953 itu juga menuangkan rasa cintanya terhadap Indonesia melalui lagu, seperti Cinta Indonesia, Damai, dan Lenggang Puspita. Ia menggandeng musisi ternama untuk membawakan lagu ciptaanya seperti Ahmad Albar dan Vina Panduwinata.

Guruh terus melebarkan kemampuannya sebagai musisi dengan merilis Guruh Gipsy pada 1977. Ini merupakan album ekperimental dengan grup musik Gipsy .Dan hampir semua seluruh mastro penyanyi dan Bintang film indonesia mendapat pelajaran dari Mas Guruh ,dari penyanyi legenda Crisye ,Titi DJ ,Denni Gauri Nasution,Tammy Daud, Atut Harahap berikut generasi milineal Happy Salma dan Dian Satropun turut belajar dengan Mas Guruh,Mas Guruh banyak memberikan pencerahan bagaimana sosok pribadi seni itu harus tampil dalam masyarakat, dan yang amat digaris bawahi adalah attitude cerminan selalu menggunakan kekhasan budaya Indonesia yang mana saat perayaan hari jadinya yang ke 65 Guruh mewajibkan kolega sahabat dan tamu undangan nya untuk menggunakan gaun khas Budaya.Selain seniman Mas Guruh juga terlatih dalam menciptakan lagu untuk sebuah soundtrack film yang amat terkenal dulu pada tahun 70 an dengan film remaja Gita cinta SMA yang diperan kan Rano Karno dan Yessy Gusman dengan lagu Galih & Ratna yang dinyanyikan oleh Crisye yang berlanjut kefilm sepi nya anak dalam keramaian yaitu Ali Topan Anak Jalanan dengan Bintang Junaedi Salad dan Yati Octavia.

Rano karno ,Yessi Gusman dalam Film Gita Cinta dari SMA

Ali Topan Anak Jalanan Junaidi Salad bersama yati oktavia 1977

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.